Rabu, 01 Februari 2017

UDP

UDP adalah singkatan dari User Datagram Protocol yaitu suatu protokol yang berada pada lapisan transpor TCP/IP yang bekerja pada lapisan antar host yang berguna untuk membuat komunikasi yang bersifat connectionless.

 
Karakteristik Dari UDP


Connectionless (tanpa koneksi)
      Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak bertukar informasi.
Unreliable (tidak andal)
      Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.
  UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim
pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
UDP tidak menyediakan mekanisme
penyanggaan (buffering) dari data yangmasuk ataupun data yang keluar. Tugas buffering merupakan tugas yang harus diimplementasikan oleh protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas
 UDP tidak menyediakan mekanism
segmentasi data yang besar ke dalam segmen-segmen data, seperti yang terjadi dalam protokol TCP.
UDP tidak menyediakan mekanisme flow
control, seperti yang dimiliki oleh TCP.

Penggunaan UDP
UDP sering digunakan dalam beberapa tugas antara lain:
    1)Protokol yang "ringan" (lightweight)
   Protokol ini digunakan untuk menghemat sumber daya memori dan prosesor, karena dapat melakukan fungsi-fungsi spesifik dengan saling bertukar pesan. Contoh dari protokol yang ringan adalah fungsi query nama dalam protokol lapisan aplikasi Domain Name System.
     2)Transmisi broadcast
     Transmisi broadcast memungkinkan sebuah protokol lapisan aplikasi dapat mengirimkan paket data ke beberapa tujuan dengan menggunakan alamat multicast atau broadcast. Contoh: query nama dalam protokol NetBIOS Name Service.

Pesan Pesan UDP
 
      Sebuah pesan UDP berisi header UDP dan akan dikirimkan ke protokol lapisan selanjutnya (lapisan internetwork) setelah mengepaknya menjadi datagram IP.
       Datagram IP yang dihasilkan dari proses enkapsulasi tersebut, akan dienkapsulasi kembali dengan menggunakan header dan trailer protokol lapisan Network Interface yang digunakan oleh host tersebut.

Port UDP
  Sebuah UDP port berfungsi sebagai sebuah multiplexed message queue, yang berarti bahwa UDP port tersebut dapat menerima beberapa pesan secara sekaligus. Setiap port diidentifikasi dengan nomor yang unik.

Cara Kerja UDP 
1.) Paket berisi port client dan port sumber        berbentuk file text dikirimkan ke server dalam UDP header
2.) Paket berisi port client dan port sumber berbentuk file audio dikirimkan ke server dalam UDP header
3.) UDP tujuan membaca nomor port tujuan dan memproses data
4.)Paket asli memiliki port tujuan sehingga server dapat mengirimkan data kembali ke ftfp client

      Pada internet protocol suite , layer transport merupakan layer yang berada diatas layer network. Jika layer network berfungsi untuk mengatur transfer data antar end-system, maka fungsi dari layer transport ini adalah untuk mengatur transfer data antar proses.

Protokol UDP
UDP merupakan protocol internet yang mengutamakan kecepatan data sehingga UDP dapat mengirimkan per segment tanpa dipengaruhi oleh kesibukan jaringan.
Karakteristik dari Protokol UDP :
      *Connectionless,
         =>maksudnya,tidak ada aktifitas handshaking antara UDP dan penerimanya saat akan dilakukan pengiriman data,sehingga data tersebut dikirim melalui jaringan dan mencapai ke computer tujuan tanpa membuat suatu koneksi langsung. Hal tersebut beresiko karena data yang dikirim bisa hilang
     *Unreliable,
        =>maksudnya , pesan-pesan yang dikirim menggunakan protocol UDP akan dikirim sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan ACK (Acknowledgment). Hal tersebut menyebabkan pesan-pesan yang diterima di tujuan mungkin saja diterima dalam keadaan yang tidak urut sehingga protocol yang berjalan diatasnya (layer aplikasi) berperan penting dalam memulihkan pesan-pesan tersebut.

Contoh protocol aplikasi yang menggunakan UDP antara lain :
     -DNS
     -TFTP
     -SunRPC port 111
     -Dll

Protocol TCP
TCP merupakan protocol layer transport yang paling sering digunakan di internet.
    Karakteristiknya antara lain:
     Point to point
        =>Maksudnya,satu pengiriman data dikirim oleh satu pengirim dan hanya diterima oleh satu penerima juga
     Reliable
       =>Yaitu,data yang dikirim menggunakan TCP ini akan dikirim dengan mekanisme tertentu agar data bisa diterima secara berurutan, Sehingga ada jaminan data yang dikirim dengan protocol ini bisa sampai ke tujuan dan tidak hilang.Terdapat buffer di pengirim dan penerima
     Full duplex data
      =>Pada protocol ini memungkinkan adanya aliran data dua arah pada koneksi yang sama
    Connection-oriented
      =>Pada TCP, saat pengirim akan mengirimkan data ke penerima akan terjadi proses handshaking terlebih dahulu antara keduanya. Hal ini bertujuan agar dapat melakukan sinkronisasi terhadap nomor urut dan nomor acknowledgement yang dikirmkan kedua belah pihak dan saling bertukar ukuran TCP window
      Flow Control
       =>Dengan adanya flow control ini,aliran data yang dikirim akan selalu dikontrol sehingga pengirim tidak akan membuat penerima menjadi kewalahan saat menerima data-data yang dikirimkan tersebut.
Contoh Aplikasi TCP :
    -HTTPs
    -FTP
    -SMTP Telnet
    -Dll.

Perbandingan antara UDP dengan TCP menggunakan wireshark
ØTCP lebih kompleks pada layer transportnya daripada UDP.
ØTCP memiliki banyak parameter yang tidak dimiliki oleh UDP.
ØTCP terlihat jika paket tersebut memiliki sequence number dan ACK number sedangkan UDP tidak dengan paket yangdikirim dengan protokol
ØUDP memiliki karakteristik yang sederhana daripada TCP
ØProtocol TCP menggunakan proses handshaking pada pengiriman datanya sedangkan protokol UDP tidak menggunakan handshaking pada pengiriman datanya.

 


 

 
 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar